Marhaban Ya Ramadhan.
Puasa Ramadhan 1431 segera
menyapa kita sob.
Syukur Alhamdulillah kita ucapkan,
karena di tahun ini masih di beri
kesempatan bertemu Bulan
Ramadhan yang suci.
Bulan penuh Ampunan dimana Pintu-
pintu Surga terbuka,dan pintu
Neraka tertutup.
Dalam menghadapi Saum tentulah
kita harus bersiap-siap dalam
menghadapinya, agar kita mendapat
Berkah Berpuasa Ramadhan
sehingga kita menjadi Umat yang
benar-benar Beriman.
Silakan di simak sob Tips nya,sob.
1.Persiapan Bathin.
Persiapan batin dapat dilakukan
dengan memperbanyak ibadah,
seperti memperbanyak Membaca Al-
Qur ’an Saum Sunnah, Dzikir, Do’a
dll.
Dalam hal mempersiapkan ruhiyah,
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa
sallam mencontohkan kepada
umatnya dengan memperbanyak
puasa di bulan Sya ’ban,
Sebagaimana yang diriwayatkan
‘ Aisyah ra. berkata:” Saya tidak
melihat Rasulullah shalallahu ‘alaihi
wa sallam menyempurnakan
puasanya,kecuali di bulan Ramadhan.
Dan saya tidak melihat dalam satu
bulan yang lebih banyak puasanya
kecuali pada bulan Sya ’ban” (HR
Muslim).
2. Persiapan Fikiran.
Persiapan fikriyah atau akal dilakukan
dengan mendalami Ilmu, khususnya
ilmu yang terkait dengan ibadah
Ramadhan.
Banyak orang yang berpuasa tidak
menghasilan kecuali lapar dan
dahaga.
Hal ini dilakukan karena puasanya
tidak dilandasi dengan ilmu yang
cukup. Seorang yang beramal tanpa
ilmu, maka tidak menghasilkan
kecuali kesia-siaan belaka.
3. Persiapan Fisik dan Materi.
Seorang muslim tidak akan mampu
atau berbuat maksimal dalam
berpuasa jika fisiknya sakit. Oleh
karena itu mereka dituntut untuk
menjaga kesehatan fisik, kebersihan
rumah, masjid dan lingkungan.
Rasulullah mencontohkan kepada
umat agar selama berpuasa tetap
memperhatikan kesehatan.
Hal ini terlihat dari beberapa
peristiwa di bawah ini :
• Menyikat gigi dengan siwak (HR.
Bukhori dan Abu Daud).
• Berobat seperti dengan berbekam
(Al- Hijamah) seperti yang
diriwayatkan Bukhori dan Muslim.
• Memperhatikan penampilan, seperti
pernah diwasiatkan Rasulullah
shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada
sahabat Abdullah ibnu Mas’ud ra,
agar memulai puasa dengan
penampilan baik dan tidak dengan
wajah yang cemberut. (HR. Al-
Haitsami).
Sarana penunjang yang lain yang
harus disiapkan adalah materi yang
halal untuk bekal ibadah Ramadhan.
Idealnya seorang muslim telah
menabung selama 11 bulan sebagai
bekal ibadah Ramadhan. Sehingga
ketika datang Ramadhan, dia dapat
beribadah secara khusu ’ dan tidak
berlebihan atau ngoyo dalam
mencari harta atau kegiatan lain
yang mengganggu kekhusu ’an
ibadah Ramadhan.
Bulan Ramadhan sebagai Bulan
Taubat.
Bulan dimana syetan dibelenggu,
hawa nafsu dikendalikan dengan
Puasa, pintu neraka ditutup dan
pintu surga dibuka.
Sehingga bulan Ramadhan adalah
bulan yang sangat agung untuk
bertaubat dan memulai hidup baru
dengan langkah baru yang lebih
Islami.
Taubat berarti meninggalkan
kemaksiatan, dosa dan kesalahan
serta kembali kepada kebenaran.
Atau kembalinya hamba kepada Allah
SWT, meninggalkan jalan orang yang
dimurkai dan jalan orang yang sesat.
YA ALLAH, kami memohon untuk
dapat Menjalani Ramadhan tahun ini,
dengan sebaik-baik Amalan.AMIEN.